WELCOME TO MY BLOG
| | | | |
TEGAKKAN SYARI'AH DAN KHILAFAH ISLAMIYAH

Minggu, 01 Juni 2014

Dakwah Para Pewaris Nabi



 Ketika umat Islam sudah tak kenal lagi agamanya, ketika ajaran Islam sudah tak diindahkan lagi, ketika Syariah Islam dicampakkan di tempat sampah, kita butuh dakwah. Dakwah yang akan mengembalikan kesadaran umat Islam akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai petunjuk hidup. Dakwah yang akan membuka mata dunia bahwa hanya pada Islam lah terdapat kebahagiaan sejati dan keselamatan. Dakwah yang bertujuan untuk mengembalikan kehidupan Islam seperti kehidupan pada masa Rasulullah SAW dan para Shahabat Radhiyallahu ‘anhum.
            Dakwah merupakan aktivitas yang teramat mulia, bahkan pekerjaan yang paling mulia. Aktivitas ini merupakan aktivitas utama para Nabi dan Rasul di setiap zaman, dan adakah manusia yang lebih baik daripada para Nabi dan Rasul?. Sebuah keniscayaan, setiap orang yang meneladani aktivitas para Nabi dan Rasul tersebut tentu juga akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah. Tapi, apakah setiap orang yang berdakwah akan mendapatkan kemuliaan seperti para Nabi dan Rasul? Apakah setiap orang yang menyandang status pengemban dakwah berarti mereka adalah orang yang mulia?
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada (agama) Allah, mengerjakan amal shalih dan berkata sesungguhnya aku ini termasuk golongan orang-orang muslimin.” [QS. Fushshilat: 33].
Ayat di atas merupakan salah satu dalil yang menunjukkan kemuliaan para pengemban dakwah. Betapa tidak, dengan sebuah pertanyaan retoris, Allah menyatakan bahwa tidak ada perkataan yang lebih baik dari pada kata-kata dakwah. Luar biasa. Berarti secara otomatis, setiap pengemban dakwah adalah orang mulia yang melakukan pekerjaan besar dan terbaik di sisi Allah. Iya kan ?.
Dalam kitab Riyadush Shalihin yang sangat terkenal itu, terdapat hadits yang juga sangat dikenal dan dicantumkan di urutan pertama kitab kumpulan Hadits tersebut. Hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim yang jalur sanadnya sampai pada Rasulullah melalui Umar bin Khattab, Amirul Mu’minin, menyatakan bahwa setiap amal (tentu yang dimaksud adalah semua amal yang baik) akan mendapatkan nilai di sisi Allah tergantung dari niat pelakunya. Jika amal tersebut diniatkan untuk mengharapkan Ridha Allah, maka pelakunya akan mendapatkan Ridha Allah dan surga-Nya di akhirat kelak. Tapi, jika amal tersebut diniatkan karena selain Allah, maka jangan pernah berharap mampu melihat wajah Allah di surga kelak. Amal yang dimaksud hadits ini bersifat umum, termasuk amal dakwah.
Para pengemban dakwah pun juga terkena kewajiban untuk ikhlas dalam amal dakwahnya. Tidak boleh berdakwah, kecuali dengan niat mengharapkan Ridha Allah. Rasanya ini sudah sangat dipahami oleh semua da’i. Setiap da’i tentu telah tahu bahwa dalam setiap amalnya dia harus ikhlas. Tapi, begitu mudahkah sifat ikhlas tersebut mengikuti amal dakwah?.
Pernah terdengar satu kalimat yang diucapkan oleh seorang yang menyandang status pengemban dakwah. Dan rasanya kalimat ini perlu ditelaah kembali kebenarannya. Aktivitas dakwah ini ternyata memang mengharuskan keikhlasan, bahkan kita susah untuk tidak ikhlas. Bahkan kita susah untuk tidak ikhlas, inilah kalimat tersebut. Benarkah dalam aktivitas dakwahnya, setiap pengemban dakwah susah untuk tidak ikhlas? Berarti mereka telah menilai bahwa mereka adalah orang yang ikhlas?.
            Entah seperti apa jalur periwayatan kalimat ini, yang jelas kalimat ini bukan cuma dikatakan oleh satu orang. Bahkan, kalimat ini seakan-akan merupakan sebuah slogan untuk membesarkan hati para pengemban dakwah, sebuah kalimat motivasi. Yang menjadi pertanyaan, apakah kalimat ini dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya?
            Kalimat tersebut biasanya keluar dalam kondisi kelelahan dalam menjalankan aktivitas dakwah berjamaah. Kita sudah sangat paham, salah satu karakteristik dakwah berjamaah yang selama ini dipahami adalah bahwa tidak setiap pengemban dakwah harus bicara di depan umum. Berdakwah bisa dengan menjadi panitia sebuah seminar dakwah, misalnya seksi konsumsi, yang tak ada hubungannya dengan cuap-cuap di hadapan orang banyak. Biasanya juga, orang-orang yang menjadi panitia kegiatan tersebut, apalagi yang hanya menjadi anggota seksi, adalah orang yang termarjinalkan. Tidak seperti sang pembicara seminar yang mendapatkan tepuk tangan meriah plus amplop tipis, atau ketua panitia yang mendapat pujian selangit jika acara seminar berlangsung sukses, anggota seksi tak pernah mendapatkan keberuntungan tersebut. Paling baik, mendapatkan ucapan terima kasih dan terhindar dari kemarahan ketua panitia. Dalam kondisi seperti itu, mencuatlah kalimat tersebut sebagai motivasi agar tidak futur.
Kondisi lain misalnya adalah ketika seorang ketua umum lembaga dakwah, ketika menyiapkan sebuah kegiatan dakwah yang cukup besar ternyata tak mendapatkan dukungan dari yang lain. Dari menjadi ketua panitia, memimpin rapat, menjadi seksi konsumsi sampai menjadi mc harus dilakukan oleh dirinya sendiri. Akhirnya untuk menghibur diri, keluarlah kalimat tersebut dari lisannya. Pertanyaannya sekarang, dalam kondisi seperti itu, apakah ucapan tersebut benar-benar menunjukkan keikhlasannya atau sekedar untuk menutupi kekecewaan dirinya karena tak mendapatkan penghargaan yang semestinya?.
Jawabannya memang tidak bisa kita tentukan, itu kembali ke masing-masing orang. Apalagi keikhlasan adalah urusan hati yang tidak bisa dilihat secara kasat mata. Tapi, bahwa kalimat seperti itu benar seratus persen, sepertinya juga perlu dikoreksi. Keikhlasan tidak bisa hanya diukur dari kepasrahan (kesabaran?) seseorang ketika dalam menjalankan aktivitas dakwahnya ia tidak mendapatkan penghargaan seperti orang lain. Banyak sekali alasan yang bisa diajukan yang mungkin menjadi penyebab kepasrahan orang tersebut selain keikhlasan. Ada orang yang terpaksa menerima begitu saja keadaan dirinya karena khawatir kalau ia memberontak atau menunjukkan ketidak senangan ia akan dikucilkan dari komunitasnya, yaitu komunitas pengemban dakwah. Perlu diketahui, sangat banyak orang yang lebih takut dikucilkan dari sebuah komunitas yang ia eksis didalamnya daripada takut kehilangan harta. Dengan alasan takut dikucilkan, ia kemudian menunjukkan sikap pasrah yang kemudian dikatakan sebagai sikap ikhlas.
Sekarang, kita tilik secara umum, benarkah para pengemban dakwah sangat susah dihinggapi ketidak ikhlasan atau malah sebaliknya. Satu contoh, ada satu orang aktivis dakwah yang menjadi trainer terkenal. Setiap mengisi training ia selalu mampu menghipnotis ratusan peserta untuk menerima apa saja yang ia katakan. Imbalannya, ia mendapatkan sanjung puji dari banyak pihak. Banyak tokoh yang merekomendasikannya. Dengan kondisi seperti ini, kucuran uang juga tak terhindarkan. Pada kasus seperti ini, apakah tepat kalimat susah untuk tidak ikhlas. Dikelilingi oleh berbagai faktor yang mudah memalingkan seseorang dari keikhlasan seperti uang, sanjung puji, dan dikenal banyak orang bak selebritis apakah masih tepat kalimat bahwa pengemban dakwah susah untuk tidak ikhlas.
Dengan status sebagai trainer terkenal, kadang-kadang sang trainer tidak bersedia menjadi trainer untuk training kecil yang pesertanya mungkin masih bisa dihitung dengan jari, dengan alasan memberi kesempatan kepada yang lain. Kecurigaan wajar muncul di pikiran kita, jangan-jangan dia telah bersikap seperti artis top yang tak mau berperan di peran-peran kecil atau berperan di film kurang bermutu. Mungkin dengan alasan sama, agar status kehebatannya tak tercemar dengan menjadi trainer di kegiatan training level rendah.
Itu satu contoh. Bagaimana dengan kebanggaan seseorang memakai status kiyai haji, ustadz, motivator, ustadz gaul, dll. Apakah pengakuan orang tentang status mereka yang ingin didapatkan atau keridhaan Allah SWT. Bagaimana pula dengan orang yang menghidupi dirinya dengan aktivitas dakwah. Menjadi trainer di acara training A mendapatkan bayaran 1 juta, lima kali mengisi training dalam sebulan sudah lima juta yang didapatkan, lebih besar daripada gaji guru. Jadi imam tarawih, sekali dapat 100 ribu, bagaimana jika setiap malam dia menjadi imam tarawih, berapa fulus yang didapatkan. Belum lagi ditambah mengisi pengajian setelah shubuh dan pengajian-pengajian lainnya. Apakah dengan kondisi itu, pengemban dakwah masih susah untuk tidak ikhlas?.
Ya, harus kita akui, ternyata menjadi pengemban dakwah sangat rentan dengan ketidak ikhlasan. Perubahan niat mudah sekali terjadi dengan banyaknya godaan duniawi di sekitar pengemban dakwah. Maka, mudah-mudahan kita bisa menjadi pengemban dakwah yang selalu ikhlas dalam setiap aktivitas kita dan benar-benar layak menjadi pewaris Nabi SAW.

An Introduction To Khilafah Islamiyah



Islam sebagai sebuah ideologi, tidak hanya mengatur persoalan ritual belaka. Tidak seperti agama lainnya, Islam secara komprehensif mengatur hubungan manusia dengan Allah, dengan dirinya sendiri dan dengan sesama manusia. Ideologi Islam, seperti ideologi-ideologi yang lain akan berusaha melahirkan sebuah peradaban yang berasal dari ideologi tersebut. Ideologi Islam juga tentu akan berusaha mewujudkan sebuah negara yang akan menerapkan ideologi tersebut.
Fakta empiris menunjukkan bahwa ideologi Islam bukan hanya terkungkung pada konsep, tetapi telah terbukti mampu menjadi sebuah ideologi yang memimpin dunia tatkala ia diterapkan dan disebarkan oleh kekuatan besar, yaitu Daulah Islamiyah. Daulah Islamiyah atau Negara Islam pertama kali didirikan oleh Rasulullah SAW pasca hijrah beliau ke Madinah, pada tanggal 12 Rabiul Awal atau bertepatan dengan tanggal 23 September 622 M. Negara ini terus berlanjut setelah wafatnya Rasulullah SAW dengan format Khilafah Islamiyah. Kepemimpinan Khilafah Islamiyah terus berlanjut dengan kegemilangannya, sampai diruntuhkan oleh kaki tangan Inggris, Mustafa Kemal Pasha, di Turki pada tanggal 3 Maret 1924 M.
Walaupun sekarang Khilafah Islamiyah sudah tidak ada, perjuangan penegakan kembali Khilafah Islamiyah tetap kencang diupayakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Hal ini wajar, paling tidak karena dua alasan. Pertama, keberadaan Khilafah Islamiyah merupakan sebuah kewajiban bagi umat Islam, dan meruntuhkannya merupakan sebuah dosa yang teramat besar. Keberadaan Khilafah, merupakan keniscayaan agar Syariah Islam bisa diterapkan di muka bumi. Allah SWT berfirman: “Maka putuskanlah perkara di antara manusia dengan apa yang Allah turunkan, dan janganlah kamu menuruti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu." (QS Al Maa`idah: 48).
Dalil dari Al-Qur’an ini semakin diperkuat dengan dalil dari As-Sunnah yang menekankan pentingnya bai’at kepada seorang Khalifah, dan dalil dari Ijma’ Shahabat yang menegaskan kewajiban mewujudkan Khilafah Islamiyah dan mengangkat seorang Khalifah bagi seluruh umat Islam. Ijma’ Shahabat ini terbukti dari penangguhan mereka dalam prosesi pemakaman Rasulullah SAW untuk memilih Khalifah, sebagai kepala Negara Islam, pengganti Rasulullah SAW.
Kedua, Tiadanya Khilafah Islamiyah menyebabkan umat Islam mengalami kondisi yang sangat mengenaskan yang belum pernah dialami sebelumnya. Berbagai fakta bisa kita runut, dimulai dari keterpecahan umat Islam kedalam puluhan negara bangsa (nation state) yang berdiri sendiri, masing-masing tak peduli terhadap kondisi umat Islam di negara lain. Kemudian diusirnya rakyat Palestina dari tanah airnya oleh Zionis Israel pada 1948. Penjajahan kaum kuffar di berbagai negeri Islam, seperti di Palestina, Bosnia, Iraq, Afghanistan, dan negeri-negeri Islam lainnya. Umat Islam tanpa Khilafah terus mengalami kemunduran di hampir seluruh aspek kehidupan, seperti politik, ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Umat Islam juga terus disudutkan dengan berbagai tuduhan yang tak berdasar, seperti sebagai pelaku terorisme. Umat Islam yang ingin menjalankan ajaran agamanya secara sempurna dituduh berideologi setan dan menjadi cikal bakal pelaku teror, sedangkan AS dan negara-negara Eropa yang menjadi penyebab Perang Dunia 1 dan 2, otak dibalik berbagai konflik dan peperangan di Amerika Selatan, Afrika, Asia Selatan, serta pembunuh jutaan manusia di Palestina, Bosnia, Iraq dan Afghanistan dianggap sebagai pahlawan pembela HAM dan Demokrasi.
Bahkan lebih dari itu, keberadaan Khilafah Islamiyah sebagai pusat dan pemimpin peradaban dunia tidak hanya demi kebaikan umat Islam tetapi kebaikan bagi seluruh manusia. Hal ini sesuai dengan konsep Islam yang rahmatan lil ‘Alamin. Keterpurukan dunia saat ini bukan hanya dirasakan oleh umat Islam tapi juga hampir seluruh umat manusia, kecuali segelintir kapitalis. Krisis global yang terjadi sekarang bahkan berimbas ke negara-negara Eropa dan Amerika yang bukan negeri Islam. Jika Khilafah tegak, maka krisis semacam ini tak akan terjadi lagi karena Islam punya sistem keuangan yang berbasis emas dan perak yang jauh lebih stabil daripada uang kertas.
Khilafah juga akan menjamin kesejahteraan dan keadilan untuk seluruh warga negaranya, baik muslim maupun non muslim. Bahkan dalam sejarah dunia, hanya Khilafah yang benar-benar membuktikan toleransi umat beragama ketika umat Islam, Kristen dan Yahudi hidup rukun di bawah naungan Khilafah Islamiyah.
Oleh sebab itu salah satu upaya yang dapat kita lakukan agar khilafah dapat kembali tegak yaitu dengan berdakwah. Dakwah yang akan membuka mata dunia bahwa hanya pada Islam lah terdapat kebahagiaan sejati dan keselamatan. Dakwah yang bertujuan untuk mengembalikan kehidupan Islam seperti kehidupan pada masa Rasulullah SAW dan para Shahabat Radhiyallahu ‘anhum.
Dakwah merupakan aktivitas yang teramat mulia, bahkan pekerjaan yang paling mulia. Aktivitas ini merupakan aktivitas utama para Nabi dan Rasul di setiap zaman, dan adakah manusia yang lebih baik daripada para Nabi dan Rasul?. Sebuah keniscayaan, setiap orang yang meneladani aktivitas para Nabi dan Rasul tersebut tentu juga akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah. Tapi, apakah setiap orang yang berdakwah akan mendapatkan kemuliaan seperti para Nabi dan Rasul? Apakah setiap orang yang menyandang status pengemban dakwah berarti mereka adalah orang yang mulia?
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada (agama) Allah, mengerjakan amal shalih dan berkata sesungguhnya aku ini termasuk golongan orang-orang muslimin.” [QS. Fushshilat: 33].
Ayat di atas merupakan salah satu dalil yang menunjukkan kemuliaan para pengemban dakwah. Betapa tidak, dengan sebuah pertanyaan retoris, Allah menyatakan bahwa tidak ada perkataan yang lebih baik dari pada kata-kata dakwah. Luar biasa. Berarti secara otomatis, setiap pengemban dakwah adalah orang mulia yang melakukan pekerjaan besar dan terbaik di sisi Allah. Iya kan ?.

Jumat, 28 Maret 2014

10 Makanan Terbaik Untuk Kecerdasan Otak

Ingin kecerdasan otak anak anda bertambah? Maka penuhilah asupan gizinya dengan memilih makanan-makanan sehat untuk dikonsumsinya sehari-hari. Anda sebagai orang tua harus mampu memperhatikan kebutuhan nutrisi dan gizi mereka setiap harinya.
makanan otak

Makanan-Makanan Pendongkrak Kecerdasan Otak

Apabila anda bingung makanan apa saja yang sebaiknya anda berikan pada anak-anak anda, berikut ini ada beberapa makanan yang dijuluki sebagai “Brain Food”, di mana makanan-makanan ini dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat serta merangsang pertumbuhan sel-sel otak. Lalu, apa sajakah itu? Seperti yang dilansir dari Kompas, berikut ini adalah 10 makanan yang baik untuk otak :

1. Salmon
Ikan berlemak ini adalah sumber terbaik dari asam lemak omega-3 (DHA dan EPA) yang berperan penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Penelitian baru-baru ini juga menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan asupan asam lemak omega-3 lebih banya diketahui berpikiran lebih tajam dan memperoleh hasil memuaskan pada uji kemampuan. Menurut para ahli, kendati tuna juga mengandung asam lemak omega-3, namun kandungannya tidak sebanyak ikan salmon.

2. Telur
Telur telah lama dikenal sebagai sumber penting protein yang mudah didapat dan harganya pun cukup terjangkau. Walaupun mengandung kolesterol, bagian kuning telur ternyata kaya akan kolin, yakni suatu zat yang bisa membantu perkembangan daya ingat atau memori.

3. Selai kacang
Kacang tanah dan selai kacang diketahui kaya akan vitamin E, antioksidan yang berperan dalam melindungi membran-membran sel saraf. Bersama tiamin, vitamin E akan membantu sel saraf dan ota untuk penggunaan glukosa sebagai kebutuhan energi.

4. Gandum murni
Otak membutuhkan persediaan atau suplai glukosa dari tubuh yang sifatnya stabil atau konstan. Gandum murni mempunyai peran untuk menduku kebutuhan itu. Serat yang terkandung di dalamnya bisa membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Makanan ini juga memiliki kandungan vitamin B yang berguna dalam memelihara kesehatan sistem saraf.

5. Oat
Oat atau oatmeal adalah sejenis sereal yang populer di kalangan anak-anak. Oatmeal merupakan sumber nutrisi penting bagi otak. Oat mampu menyediakan energi untuk otak yang sangat diperlukan anak-anak dalam mengawali kegiatan di pagi hari. Selain itu, serat pada oat juga memiliki peran untuk menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya sepanjang pagi. Adapun kandungan lainnya seperti seng, potasium, vitamin B, dan vitamin E yang ada pada oat dapat membuat fungsi tubuh dan otak berfungsi pada kondisi prima.

6. Buah berry
Buah berry seperti stroberi, blackberry, raspberry, blueberry, dan lain sebagainya banyak mengandung nutrisi penting yang baik bagi kesehatan. Antioksidan yang tinggi pada buah berry, terutama vitamin C, memiliki peran untuk mencegah kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak stroberi dan blueberry mengalami perbaikan fungsi daya ingat. Biji dari buah berry diketahui juga mengandung asam lemak omega-3.

7. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan makanan yang spesial karena menawarkan segudang energi yang berasal dari karbohidrat kompleks dan protein. Selain itu, kacang juga merupakan sumber serat, mineral, dan vitamin. Kacang dikatakan baik untuk otak karena makanan ini dapat memberikan energi lebih lama dan membantu kemampuan berpikir anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian, kacang pinto dan kacang merah mengandung asam lemak omega-3 (khususnya ALA) lebih banyak dibandingkan dengan kacang jenis lainnya.

8. Sayuran berwarna
Wortel, bayam, labu, ubi jalar, dan tomat merupakan sayuran-sayuran kaya nutrisi dan antioksidan yang akan membuat sel-sel otak jadi lebih kuat dan sehat.

9. Daging sapi tanpa lemak
Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber makanan yang kaya akan zat besi. Zat besi adalah mineral esensial yang dapat membantu anak-anak berkonsentrasi dan tetap berenergi ketika di sekolah. Daging sapi juga memiliki kandungan mineral lain seperti seng yang dapat membantu menjaga daya ingat.

10. Susu dan Yogurt
Makanan-makanan dari produk susu cenderung mengandung vitamin B dan protein yang tinggi. Kedua jenis nutrisi penting ini dapat membantu pertumbuhan jaringan otak, enzim, dan neurotransmitter. Susu dan yogurt juga bisa membantu perut kenyang karena kandungan karbohidrat dan proteinnya sekaligus menjadi sumber energi untuk otak.

Sumber : artikelkesehatan99.com

6 Bahan Alami Pereda Nyeri Pada Gigi

Sakit gigi memang bukanlah hal yang menyenangkan. Rasa nyeri yang timbul kadang-kadang merambat hingga ke kepala sehingga bisa mengganggu kegiatan yang akan anda lakukan. Jika sudah sakit gigi, maka sebaiknya anda langsung pergi ke dokter gigi agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain itu, sebagian orang ada yang mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri gigi . Namun tahukah anda, ada beberapa bahan alami yang dapat membantu meredakan nyeri pada gigi. Apa saja itu?

Bahan alami yang bisa membantu mengurangi sakit gigi

Seperti yang dilansir dari Merdeka.com, ada beberapa bahan alami yang memiliki potensi untuk meredakan nyeri gigi dengan lebih aman, diantaranya adalah sebagai berikut :

Bayam
Bayam kaya akan zat besi dan juga mengandung kalsium yang bisa berperan untuk meredakan sakit gigi. Apabila anda sedang sakit gigi, maka bayam bisa menjadi pilihan makanan yang baik untuk dikonsumsi.

Cengkeh
Minyak yang berasal dari cengkeh diketahui bisa membantu meredakan nyeri pada gigi. Caranya adalah cukup dengan mengoleskannya di area sekitar yang terasa nyeri.

Daun jambu biji
Berkat sifat anti-bakterinya, daun jambu biji diketahui cukup efisien untuk menangkal rasa nyeri, termasuk nyeri pada gigi. Ketika anda sedang sakit gigi, kunyahlah daun jambu biji sampai lendirnya keluarkan, lalu biarkan beberapa saat di gigi yang terasa nyeri.

Bawang putih
Bawang putih memang terkenal sebagai bahan atau bumbu masakan. Namun, bawang putih juga bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal. Hampir sama seperti daun jambu biji, saat gigi anda terasa nyeri, kunyahlah bawang putih.

Jahe
Selain daun jambu biji, jahe juga mengandung sifat anti-bakteri. Jahe merupakan bahan alami yang dapat dijadikan obat herbal untuk meredakan bengkak dan luka. Selain itu, jahe juga diketahui dapat membantu meredakan nyeri pada gigi.

Daun teh
Air teh memang nikmat untuk diminum dan menawarkan beragam manfaat bagi kesehatan. Hal ini juga berlaku pada daunnya. Daun teh diketahui mengandung zat tanin yang dapat membantu meredakan nyeri akibat sakit gigi.

Itulah beberapa daftar bahan alami yang dapat membantu mengurangi rasa sakit pada gigi, dan bahan-bahan tersebut bisa menjad ‘pengganti’ obat-obatan pereda sakit gigi berbahan kimia. Namun demikian, artikel ini sifatnya hanya sebagai informasi saja. Kunjungi dokter gigi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab sakit gigi anda agar mendapatkan pengobatan yang tepat. Semoga bermanfaat.

Sumber : artikelkesehatan99.com

Benarkah Keringat Itu Menyehatkan ?

Berkeringat kerap kali dikaitkan dengan olahraga atau aktivitas fisik yang keras. Bahkan, sebagian besar wanita percaya jika pria yang berkeringat adalah pria yang macho dan selalu sehat. Hal tersebut mungkin tidak sepenuhnya salah, namun apabila keringat selalu dihubungkan dengan kondisi seseorang yang sehat, maka itu tidak tepat.

Keringat bukan menjadi indikator seseorang sedang sehat

keringat berlebihanSeorang profesor di bidang exercise physiology, Oliver Jay, mengatakan bahwa pernyataan berkeringat itu sehat adalah tidak benar. Dengan tegas Jay menyatakan jika berkeringat bukanlah indikator seseorang sedang dalam kondisi sehat.

“Ada sebuah pernyataan yang menganggap bahwa berkeringat itu sehat. Namun faktanya, berkeringat bukan menjadi penanda bahwa tubuh dalam kondisi sehat,” ujar profesor Jay, yang juga menjadi direktur Thermal Ergonomics Laboratory di Universitas Ottawa, Canada.

Ia menjelaskan jika temperatur tubuh akan meningkat bersamaan dengan aktivitas fisik tubuh, khususnya saat berolahraga. Secara otomatis, tubuh akan mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhu atau temperaturnya. Semakin berat olahraga dan aktivitas fisik yang dijalankan, semakin banyak juga keringat yang akan keluar.

“Akan tetapi, hal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan kesehatan anda,” ujarnya lebih lanjut. Dia menambahkan, yang membuat tubuh sehat adalah olahraganya, bukan karena keringatnya. Hal yang sama juga berlaku saat anda berkeringat karena kepedasan atau kepanasan.
Saat berada di tempat yang panas, maka secara otomatis suhu tubuh akan meningkat sehingga tubuh akan mengeluarkan sebagian panas tersebut melalui keringat. Namun saat anda berada di tempat yang dingin atau lembab, keringat mungkin bisa tidak keluar walaupun anda sudah berolahraga atau aktivitas fisik dengan keras. Hal ini dikarenakan kelembaban udara yang tinggi sehingga suhu tubuh tidak mengalami kenaikan.

Beberapa kondisi kesehatan terkait keringat berlebihan

Keluarnya keringat secara berlebihan juga dapat mengindikasikan adanya ketidakberesan dalam sistem tubuh anda. Ada beberapa indikasi penyakit atau gangguan kesehatan yang ditunjukkan oleh keluarnya keringat secara berlebihan, diantaranya adalah :

1. Serangan jantung
Ketika seseorang akan mengalami serangan jantung, umumnya dia akan berkeringat secara berlebihan. Kondisi ini biasanya disertai dengan mual dan nyeri otot.

2. Tiroid
Berkeringat secara berlebihan juga dapat disebabkan oleh gangguan tiroid. Biasanya telapak tangan juga akan ikut berkeringat bila mempunyai tiroid yang tinggi.

3. Menopause
Sensasi hot flashes dan berkeringat merupakan gejala umum menopause dan gangguan hormonal.

4. AIDS dan leukemia
Apabila seseorang sering mengalami keringat dingin di malam hari, maka hal tersebut bisa menjadi tanda datangnya suatu penyakit seperti AIDS dan kanker darah (leukemia).

Sumber : artikelkesehatan99.com
Batman Begins - Diagonal Resize 2

iklan


animasi bergerak naruto dan onepiece